{"id":1106,"date":"2014-06-15T03:39:53","date_gmt":"2014-06-15T10:39:53","guid":{"rendered":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/?p=1106"},"modified":"2021-03-07T18:14:24","modified_gmt":"2021-03-08T02:14:24","slug":"antara-aku-dia-dan-mereka","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/2014\/06\/15\/antara-aku-dia-dan-mereka\/","title":{"rendered":"Antara Aku, Dia, dan Mereka"},"content":{"rendered":"<p><!-- articles Summary Starts --><\/p>\n<table class=\"gii-table-zebra\" border=\"0\" width=\"100%\" cellspacing=\"0\" cellpadding=\"10\">\n<thead>\n<tr>\n<td colspan=\"2\">Antara Aku, Dia, dan Mereka<\/td>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"20%\">Author:<\/td>\n<td>Tjandra Afandi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"20%\">Posted on:<\/td>\n<td>2014-06-15 15:17:40<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><!-- articles Summary Ends --><\/p>\n<p>Kasih Allah adalah kisah kasih yang\u00a0terbesar dan teragung yang pernah terjadi.\u00a0Allah Sang Pencipta membentuk manusia\u00a0secara personal; Allah Pengasih mencari\u00a0manusia yang terhilang; Allah Maha Adil\u00a0membayar hutang dosa dengan darahNya\u00a0yang kudus. Sedangkan manusia: apa yang kita\u00a0lakukan? Layakkah kita menerima kasihNya?<\/p>\n<p><strong>Kita: Terhilang, Namun Diselamatkan<\/strong><br \/>\nNatur kita adalah manusia yang\u00a0berdosa. Kita tidak mungkin tidak melakukan\u00a0dosa. Tuan kita adalah si Iblis, dan akhir hidup\u00a0kita adalah neraka dan penyiksaan yang kekal.\u00a0Hidup kita ini sia-sia!<\/p>\n<p>Tetapi seperti tertulis di Yohanes\u00a03:16, karena begitu besar kasih Allah akan\u00a0kita, Dia rela mengaruniakan AnakNya yang\u00a0tunggal, Yesus Kristus, bagi kita. Bila kita\u00a0percaya kepada Nya, kita tidak akan binasa,\u00a0melainkan beroleh hidup yang kekal. Ini\u00a0adalah perubahan status: kita yang berdosa\u00a0dan terhilang, dijangkau Nya dan dirubah\u00a0menjadi orang-orang suci. Dosa-dosa kita\u00a0diampuni, kuasa Iblis dipatahkan, dan surga\u00a0dijanjikanNya untuk kita. Hidup kita jadi<br \/>\nberarti!<\/p>\n<p>Di antara Aku dan Dia (Tuhan) ada\u00a0pertobatan dan keselamatan. Ada anugerah\u00a0yang diberi dan diterima dengan hati yang\u00a0penuh syukur. Antara kita dan Tuhan ada\u00a0perdamaian dan kehidupan baru.\u00a0Now\u2026\u00a0what\u2019s next? Setelah diselamatkan, terus apa\u00a0selanjutnya?<\/p>\n<p><strong>Yohanes Pembaptis, Saksi Kristus<\/strong><br \/>\nMari kita lihat sejenak Yohanes 1:6-8\u00a0<em>\u201cDatanglah seorang yang diutus Allah, namanya<br \/>\nYohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi\u00a0kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia\u00a0semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang\u00a0itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang\u00a0terang itu.\u201d<\/em><\/p>\n<p>Yohanes Pembaptis adalah\u00a0seorang nabi yang diserahi tugas khusus:\u00a0mempersiapkan jalan bagi Yesus. Dalam\u00a0masa hidupnya, ada tiga hal penting yang\u00a0selalu diberitakan oleh Yohanes:<\/p>\n<ol>\n<li>Tuhan datang. Allah sang pencipta langit\u00a0dan bumi, yang memegang kehidupan\u00a0manusia, datang ke dunia.<\/li>\n<li>Luruskanlah jalan Tuhan. Bertobatlah dari\u00a0dosa dan kehidupan yang lama.<\/li>\n<li>Dibaptis.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dua hal ini disampaikan Yohanes dengan\u00a0<em>sense of urgency\u00a0<\/em>dan apa adanya. Dia tahu penghakiman akan tiba: petobat akan diselamatkan, dan pendosa akan menerima hukumannya (Matius 3:8-10,12). Namun celaka, sperti yang ditulis di Yohanes 1:9-10:\u00a0<em>&#8220;Terang yang sesungguhnya, yan menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada did dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetap dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kapada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.&#8221;<\/em>\u00a0UmatNya sendiri tidak mengenalNya, apalagi mau menerimaNya dan memberikan diri mereka diselamatkan? Keadaan seperti ini tidak membuat Yohanes undur.<\/p>\n<p>Sebaliknya, dengan setia dan\u00a0berkobar-kobar dia tetap menjadi saksi\u00a0Kristus. Saya percaya sikap ini bukan hanya\u00a0menunjukkan ketaatan Yohanes kepada\u00a0mandat yang diberikan. Lebih dari itu, saya\u00a0percaya Yohanes ada\u00a0concern\u00a0akan jiwa-jiwa\u00a0yang terhilang yang\u00a0butuh keselamatan.\u00a0Coba bandingkan\u00a0dengan kisah Yunus,\u00a0yang diutus namun\u00a0tidak mau pergi. Alasan\u00a0ketidak-taatannya\u00a0adalah karena dia mau\u00a0orang-orang Niniwe\u00a0mati dihukum Tuhan<br \/>\n(Yunus 4:1-2)!\u00a0Bagaimana dengan\u00a0kita? Antara aku dan\u00a0dia (Yohanes), adakah\u00a0hati yang taat dan\u00a0penuh kasih?<\/p>\n<p><strong>Mereka: Terhilang dan Butuh Keselamatan<\/strong><br \/>\nSetelah diselamatkan, seharusnyalah\u00a0kita\u00a0<strong>taat<\/strong>\u00a0akan\u00a0<strong>tugas<\/strong>\u00a0kita untuk\u00a0menjalankan Amanat Agung dan bersaksi\u00a0bagiNya (Matius 28:19-20). Setelah\u00a0menerima kasih Allah, seharusnyalah juga\u00a0kita\u00a0<strong>mengasihi<\/strong>\u00a0akan\u00a0<strong>jiwa-jiwa<\/strong> yang\u00a0terhilang. Masakah kita tega membiarkan<br \/>\nmereka binasa tanpa mendengar Kabar\u00a0Sukacita Injil Kristus?<\/p>\n<p>Di sisi lain, kita harus\u00a0ingat bahwa kita\u00a0diutus bagai domba di\u00a0tengah-tengah serigala\u00a0(Matius 10:16). Jangan\u00a0lupa bahwa umatNya\u00a0pun menolakNya!\u00a0Tapi biarlah kita\u00a0senantiasa ingat janji\u00a0Tuhan bahwa <em>\u201cAku\u00a0menyertai kamu\u00a0senantiasa sampai\u00a0kepada akhir zaman.\u201d<\/em>\u00a0(Matius 28:20b).<\/p>\n<p>Antara kita dan\u00a0mereka yang terhilang,\u00a0ada pengorbanan\u00a0Kristus yang membuat kita rela berkorban\u00a0demi melihat mereka menerima Kristus. Ada\u00a0karya keselamatan yang kita terima dariNya,\u00a0yang memampukan kita menjangkau\u00a0mereka untuk juga diselamatkan. Antara<br \/>\nkita dan mereka yang terhilang, haruslah\u00a0ada terang dan kasih, yang sudah kita alami,<br \/>\ndan yang kini kita bagikan.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Antara Aku, Dia, dan Mereka Author: Tjandra Afandi Posted on: 2014-06-15 15:17:40 Kasih Allah adalah kisah kasih yang\u00a0terbesar dan teragung yang pernah terjadi.\u00a0Allah Sang Pencipta membentuk manusia\u00a0secara personal; Allah Pengasih mencari\u00a0manusia yang terhilang; Allah Maha Adil\u00a0membayar hutang dosa dengan darahNya\u00a0yang kudus. Sedangkan manusia: apa yang kita\u00a0lakukan? Layakkah kita menerima kasihNya? Kita: Terhilang, Namun Diselamatkan Natur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","_links_to":"","_links_to_target":""},"categories":[24,22],"tags":[],"class_list":["post-1106","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-agape-article","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1106"}],"version-history":[{"count":6,"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1106\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1113,"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1106\/revisions\/1113"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.gii-usa.org\/sjc\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}